Ditemukan, Dinosaurus Benar-benar Baru

INILAH.COM, Jakarta- Para peneliti menemukan kerangka fosil yang diperkirakan menjadi rantai penghubung dengan dinosaurus pemakan tanaman paling awal Sauropoda.

Temuan ini ini bisa membantu untuk menjembatani kesenjangan evolusi antara nenek moyang dinosaurus raksasa yang berkaki dua dan berkaki empat, seperti Diplodocus.

Kerangka yang lengkap menunjukkan bahwa makhluk itu berdiri dengan dua kaki tapi kadang-kadang berjalan dengan empat kaki. Tim tersebut melaporkan penemuannya dalam jurnal Royal Society Proceedings B.

"Apa yang kita miliki adalah dinosaurus besar, berkaki pendek, dada bidang, berleher panjang, berkepala kecil," jelas Adam Yates, ilmuwan dari University of Witwatersrand, Johannesburg yang memimpin penelitian.

Kerangka tersebut ditemukan di sebuah situs di distrik Senekal, Afrika Selatan. Dr Andrea menjelaskan bahwa bentuk kaki dan rahang, serta ukurannya, memberikan makna yang lebih jauh.

Aardonyx celestae merupakan dinosaurus yang berat dan bergerak lambat. "Banyak fitur yang sama kita lihat di Sauropoda," kata Dr Andrea.

"Pendek, kaki lebar dan besar, usus yang luas, sehingga dengan jelas terlihat sebagai pemakan tumbuhan yang rakus."

"Tulang kakinya sangat kuat dan solid, sehingga beratnya tertumpu di bagian dalam kaki. Saat itu ia masih berkaki dua, tapi akan berevolusi jadi merangkak."[ito]

Mengapa Manusia Suka Hal Seram?

INILAH.COM, Jakarta - Berbagai film horor ternyata sukses di pasaranan. Mengapa manusia begitu menikmati sajian yang mengerikan, menjijikkan, dan mau membayar tontonan itu berkali-kali?.

Para ahli mengatakan film horor bukan hanya sebuah atraksi darah.

Orang menonton film horor belum tentu memperoleh kesenangan serupa saat menonton binatang yang disembelih di sebuah pabrik pengolahan daging.

Para peneliti mengatakan satu alasan adalah karena getaran panggilan dari perilaku mendasar terutama pada laki-laki, untuk menilai tingkat ancaman.

Tak heran jika penikmat film horor adalah remaja laki-laki berusia 15 hingga dewasa 45. tahun

"Orang-orang pergi menonton film horor karena mereka ingin menjadi takut," kata Jeffrey Goldstein, profesor psikologi sosial dan organisasional di University of Utrecht di Belanda.

Dia dan ilmuwan sosial lainnya menyatakan kita menonton film horor dengan alasan yang berbeda, menikmati naiknya adrenalin, merasa terganggu dari kehidupan duniawi, membalik norma-norma sosial, dan menikmati sesuatu yang mengerikan dari jarak yang aman.

Ahli syaraf New York University Joseph LeDoux telah memetakan neuron demi neuron menyangkut bagaimana sistem rasa takut di otak bekerja. Dia mengatakan otak manusia yang kompleks memiliki kapasitas besar untuk berpikir, penalaran, dan renungan, yang tidak bisa dilakukan oleh binatang.

Rasa takut bukan hanya reaksi biologis, tetapi emosi yang berasal dari faktor evolusi yang dalam. Sejauh ini, amigdala diyakini merespons terhadap rasa takut.

"Hal ini mungkin menjelaskan mengapa, emosi bisa terangsang, sangat sulit bagi kita untuk menonaktifkan," katanya.

“Jika kita menyukai hal semacam itu, maka mungkin menjelaskan mengapa kita begitu bersemangat untuk mengaktifkan kembali lagi perasaan itu,”.[ito]

Soal Durasi Kunjungan, Microsoft Kalahkan Facebook


SAN FRANSISCO - Meski Google menang untuk kategori mesin pencarian, dan Facebook menang sebagai jejaring sosial terbesar namun untuk masalah durasi penggunaan, Windows Live Messenger (WLM) ternyata mendominasi.

Dilansir Blog Seattle PI, Minggu (8/11/2009), situs milik Microsoft itu memiliki pengguna yang cukup loyal sehingga mereka rela berlama-lama berada di WLM. Penelitian perusahaan riset ComScore menemukan, pada bulan September WLM mendominasi penggunaan waktu di internet. Bahkan total penggunaan WLM mencapai 14,5 persen dari total durasi penggunaan internet selama satu bulan, mengalahkan durasi penggunaan Google, Yahoo, Facebook dan situs lainnya.

Total durasi yang dihasilkan oleh para pengguna internet saat mengunjungi WLM adalah 3,9 miliar jam, atau sekira 70 persen dari total kunjungan ke situs Microsoft lainnya.

Sedangkan ke Google, para pengguna internet menghasilkan durasi kunjungan sekira 2,5 miliar jam. Sedangkan durasi berkunjung ke YouTube total mencapai 1,2 miliar, masih kalah dengan total durasi kunjungan ke Facebook yang mencapai 1,4 miliar jam. Bahkan total durasi yang dihasilkan oleh Facebook ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding perolehan pada bulan yang sama tahun lalu.

Sayangnya, beberapa situs mengalami penurunan waktu kunjungan, seperti Yahoo, Baidu dan AOL. Yang terparah, Yahoo mengalami penurunan waktu kunjungan hingga 14 persen. Jika pada September tahun lalu total durasi kunjungan ke Yahoo mencapai 2 miliar jam maka pada bulan yang sama tahun ini hanya mencapai 1,7 miliar jam.

Sedangkan Baidu dan AOL, masing-masing mengalami penurunan waktu kunjungan 7 dan 12 persen.

Pada bulan September ini ComScore menjumlahkan total keseluruhan durasi kunjungan ke internet mencapai 27 miliar jam, atau meningkat sekira 24 persen dibanding bulan yang sama tahun lalu, yang hanya mencapai 22 miliar jam. (srn) okezone.com


2012, Ponsel Cerdas Kuasai Pasar


LONDON - Studi yang diadakan Infonetics Research menyebutkan bahwa persentase penjualan ponsel cerdas di dunia semakin meningkat dan berkontribusi dalam pertumbuhan hasil penjualan ponsel.

Menurut Infonetic Research, hal ini dipicu meluasnya ketersediaan akses jaringan data berkecepatan tinggi di negara-negara AS, Eropa, dan Asia Pasifik. Hal ini memungkinkan para pengguna ponsel cerdas bisa mengakses data dan menikmati layanan multimedia dengan internet melalui handset mereka.

Banyak orang yang menyebut ponsel cerdas sebagai ponsel masa depan. Fungsinya tak hanya sekadar menelepon dan berkirim pesan namun juga menyajikan akses data dan berbagai layanan multimedia.

"Ponsel cerdas berkontribusi sekira 14,5 dalam peningkatan jumlah unit penjualan ponsel yang terjual di seluruh dunia pada 2009. Ponsel cerdas juga menyumbang persentase sebesar 21 persen dalam tingkat pertumbuhan penjualan ponsel tahunan dari 2008 hingga sekarang," kata Analis dari Infonetics Research Richard Webb yang dikutip dari Telegraph, Sabtu (7/11/2009).

"Kami berharap keuntungan dari penjualan ponsel cerdas bisa meningkat pada 2012 dan terus bertumbuh pada tahun-tahun berikutnya," tambahnya.

Hasil riset Infonetic Reserach juga menyebutkan, mendekati akhir tahun ini ada sekira 1,1 miliar ponsel yang terjual di seluruh dunia. Nokia masih merajai pangsa pasar ponsel, disusul kemudian dengan vendor ponsel lainnya seperti Research in Motion dengan Blackberry dan Apple dengan ponsel andalan mereka, iPhone. (rah) okezone
Teori Darwin Temukan Kehidupan Alien

INILAH.COM, Jakarta - Teori evolusi Charles Darwin dapat memberikan petunjuk dalam upaya mencari kehidupan alien, kata seorang astrobiologist NASA.

Saat berbicara menandai ulang tahun ke 150 publikasi The Origin of Species, seorang ilmuwan NASA mengatakan bahwa evolusi Darwin akan menjadi kekuatan pendorong kehidupan di mana pun di alam semesta, dan kita harus menggunakan prediksi untuk memutuskan di mana mencarinya.

Dr John Baross, seorang peneliti di Institut Astrobiology NASA, mengatakan: "Saya benar-benar merasa bahwa evolusi Darwin adalah ciri khas untuk semua kehidupan.

"Dan batas evolusi Darwin akan menentukan rentang planet yang dapat mendukung kehidupan, setidaknya yang mirip bumi."

Berbicara sat kuliah umum di Ames Research Center NASA di Mountain View, California, Dr Baross mengatakan bahwa misi teleskop luar angkasa Kepler mencari planet -seperti Bumi mengelilingi bintang lain, membuat ini waktu yang menyenangkan untuk astrobiology - pencarian kehidupan asing .

Dia berkata: "Saya memperkirakan dalam lima hingga sepuluh tahun, kita akan membuat penemuan-penemuan yang akan mengarah pada teori dan ide-ide setidaknya sama mendalamnya seperti Darwin."

Dr Baross mengatakan bahwa mencari kehidupan asing selalu menggunakan bumi sebagai model. Sementara pemahaman kita tentang bagaimana kehidupan dimulai tidak lengkap.

Semua kehidupan di Bumi membutuhkan air, karbon organik berbasis molekul, dan sumber energi, baik matahari atau kimia. Tapi kehidupan asing mungkin tidak sepenuhnya mirip bumi.

Dr Baross berkata: "Aku ingin menunjukkan ada banyak cara yang berbeda untuk hidup tidak menggunakan cahaya atau energi kimia, tetapi menggunakan beberapa bentuk lain seperti energi radiasi, energi gelombang, atau energi ultraviolet." [ito]


Memori Otak Rusak Tanpa Disadari


Carolina, Lupa menaruh sesuatu atau bingung mau mengerjakan apa adalah ciri berkurangnya kemampuan otak mengolah memori. Peneliti kini semakin yakin faktor utama penyebab kerusakan otak itu adalah stres yang tanpa disadari telah merusak otak.

Hampir sebagian pasien yang datang ke dokter dalam keadaan demikian terdeteksi stres, tapi mereka tidak sadar. Stres yang berlebihan terbukti bisa merusak kemampuan mengingat otak.

Meskipun demikian, peneliti mengatakan stres tetap diperlukan karena tanpa stres, seseorang tidak bisa merasakan apa itu bahagia. Namun beberapa studi menunjukkan bahwa stres yang berlebihan akan memicu hormon kortisol yang ternyata berpengaruh pada tes memori.

Peneliti dari University of Carolina melakukan studi dan mengatakan bahwa jika seseorang membiarkan stres dalam otaknya selama bertahun-tahun, akan mengalami pengurangan fungsi otak tanpa disadarinya. Sebanyak 100 partisipan yang mengikuti tes memori dalam studi membuktikannya.

Partisipan diberi instruksi untuk mengingat nama orang, benda dan angka oleh peneliti. Dan ternyata hasilnya, mereka yang gagal dalam tes tersebut terdeteksi mengalami stres selama bertahun-tahun. Namun beberapa responden mengaku mereka tidak merasa stres.

Kerusakan fungsi menyimpan memori dalam otak memang terjadi secara perlahan-lahan. Oleh karena itu, partisipan pun biasanya tidak tahu bahwa mereka sedang mengalami stres.

Tapi kabar baiknya, kerusakan memori pada otak tersebut bersifat reversible dan bisa diperbaiki. Caranya yaitu dengan meningkatkan stimulasi otak sekaligus menurunkan level stres.

Semakin banyak mengingat sesuatu, semakin banyak kapasitas otak untuk menyimpan informasi. Itu karena otak terdiri dari bermiliar-miliar sel saraf atau neuron. Kebanyakan dari sel ini hanya terapung apung di sekitar larutan garam di otak, menunggu untuk distimulasi sehingga bisa meneruskan atau menyimpan data.

"Sel-sel itu harus diaktifkan. Semakin banyak sel tersebut yang dihidupkan, semakin besar kemampuan otak mengolah data," ujar seorang peneliti seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (3/11/2009).

Jadi jangan ragu-ragu untuk melakukan olahraga otak. Mainkanlah sebuah permainan otak. Cobalah mengingat sepuluh jenis kartu permainan, sepuluh benda untuk belanja, atau sepuluh nama orang yang baru dikenal. Nurul Ulfah - detikHealth
Vegetarian Jadi Tren? Mengapa Tidak?

YOGYAKARTA, KOMPAS.comBanyak orang menganggap vegetarian tidak perlu menjadi tren. Bahkan, ada sebagian orang yang waswas jika vegetarian menjadi tren baru, justru akan membuat orang makin tidak sehat dan kurang gizi. Anggapan itu jelas amat lucu sekaligus memprihatinkan.

"Vegetarian menjadi tren, mengapa tidak? Menjadi vegetarian adalah pilihan, pilihan untuk memulai hidup sehat meski baru sebatas mengubah menu makan sehingga tak ada yang salah jika vegetarian menjadi tren," ujar Lusia Anggraini, dokter umum, yang juga staf ahli Indonesia Vegetarian Society (IVS) Yogyakarta.

Dengan kata lain, vegetarian justru semestinya mulai menjadi tren. Pakar pangan tradisional yang juga pengajar di Fakultas Teknologi Pertanian UGM Prof Murdijati Gardjito, beberapa waktu lalu, menyebut bahwa di negara negara maju, vegetarian sudah menjadi tren.

Lusia melanjutkan, banyak alasan mengapa vegetarian, atau sebisa mungkin jauh mengurangi konsumsi daging, mesti dijalankan. Alasannya dari sisi kesehatan, penghematan energi dan uang, hingga mengurangi dampak pemanasan global.

"Mengapa tidak mempermasalahkan mengapa rokok terus menjadi tren? Rokok kan berbahaya juga bagi kesehatan. Aneh dan tak masuk akal kan jika vegetarian jangan sampai menjadi tren, tapi rokok dibiarkan terus menjadi tren," kata Lusia.

Ketua Operasional IVS yang juga ahli nutrisi, Susianto, berpendapat senada. "Saya yakin, mereka yang belum menyadari bahaya daging, termasuk ikan, tak pernah mencari informasi lewat internet. Atau, mereka sudah tahu, tapi memang sudah sulit meninggalkan budaya makan daging. Ada juga yang mengaitkan vegetarian dengan ajaran agama tertentu, nah yang ini jelas terlihat pemikiran orang yang sempit," kata Susianto.

Lusia memaparkan, keengganan orang melihat sisi positif vegetarian adalah karena tempat penjagalan hewan sengaja diletakkan di tempat yang tertutup dan tak mudah terlihat dari permukiman. Ini membuat orang pelan-pelan "dibunuh" rasa perikemanusiaannya karena tak perlu melihat penderitaan hewan kala disembelih, dan tak perlu berpikir.



Editor: Glo Laporan wartawan KOMPAS Lukas Adi Prasetya