Minggu, 14 Maret 2010

10.000 Cangkir Kopi Espresso Buat Mobil Melaju


LONDON - Sebuah mobil ramah lingkungan akan menempuh jarak 210 mil dengan bahan bakar 10.000 cangkir kopi pekat atau dikenal dengan nama espresso. 
Pembawa acara stasiun televisi BBC bertajuk BBC1's Bang Goes the Theory Jem Stansfield akan menjajal mobil tersebut menempuh perjalanan dari London ke Manchester.
Aslinya, mobil tersebut dibuat dari rongsokan yang perlu diisi bensin setiap habis menempuh jarak 40 mil. Stansfield yang sekaligus sebagai perancang mobil tersebut sengaja membuatnya untuk memperlihatkan bagaimana memanfaatkan sumber energi alternatif. 
Seperti dilansir Telegraph, Jumat (12/3/2010), mobil tersebut memiliki sebuah sistem yang berfungsi mengubah sampah dan bahan organik menjadi menjadi bahan bakar pengganti petrol.
Stansfield bertujuan memancing kaum muda agar dapat berpikir kreatif, bagaimana cara agar kita dapat mengubah sampah menjadi sumber energi baru.
"Setiap orang tahu bahwa kopi dapat meningkatkan mood seseorang dan menambah energi bagi yang meminumnya. Namun belum banyak yang tahu jika minuman ini juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif," kata Stansfield. 
Perjalanan Stansfield akan dimulai dari pusat penyiaran televisi BBC di London barat dengan menggunakan bahan bakar setara dengan 10.000 cangkir espresso. Stansfield akan pergi ke Manchester, mengunjungi acara The Big Bang: UK Young Scientists' and Engineers' Fair. Sekitar 5.000 anak-anak berharap bisa menemui Stansfield saat dia tiba di garis finish. (rah) OKEZONE
Sabtu, 13 Maret 2010

Arkeolog Temukan 51 Tengkorak Bangsa Viking


LONDON - Lebih dari 1.000 tahun lamanya korban perseteruan bangsa Anglo-Saxons dan penyerbu Norse tidak diketahui rimbanya.
Berkat penemuan terbaru dan dengan sedikit keberuntungan, aksi pembantaian besar-besaran ini berhasil terungkap oleh para ahli arkeologi. Temuan ini juga sekaligus bisa menjadi titik terang untuk mengetahui lebih dalam sejarah bangsa Viking di Inggris. 
Dilansir Daily Mail, Jumat (12/3/2010), rangka milik 51 orang korban pembantaian ditemukan musim panas silam dekat Weymouth, Dorset, saat proses penggalian untuk menemukan situs bersejarah. 
Dua bulan kemudian, tim dari Oxford Archaeology mengeduk semua tengkorak yang ditempatkan bersamaan dalam sebuah lubang galian sempit. Berdasarkan hasil analisa, diduga tubuh-tubuh tersebut dilemparkan dengan kasar ke dalam lubang tersebut, setelah dipenggal dengan keji.  
Hasil analisa kimia pada gigi mengungkapkan, sepuluh dari korban penjagalan itu hidup di wilayah yang hawanya lebih dingin dari Inggris. Salah satunya diperkirakan berasal dari wilayah kutub utara. 
Sementara hasil penelitian karbon menunjukkan, tengkorak-tengkorak tersebut dikuburkan antara tahun 910 dan 1.030 AD, yaitu masa dimana Inggris bersatu dengan dibawah pemerintahan Raja Saxon, dan ketika bangsa Viking dari Denmark mulai singgah di wilayah tepi pantai utara. 
"Menemukan bukti adanya korban-korban dari bangsa Viking yang dieksekusi adalah satu perkembangan yang menggentarkan bidang arkeologi," kata Project Manager Oxford Archaeology David Score. Menurutnya, kuburan massal semacam ini sangat jarang dapat ditemui. "Mendapatkan satu saja penemuan seperti ini, dari periode yang sangat bersejarah, merupakan satu hal yang luar biasa," tandasnya. (ugo) OKEZONE
Selasa, 09 Maret 2010

Google Perkenalkan Public Data Explorer

Google kembali mengumumkan produk baru di Google Labs, yang mampu mempresentasikan serangkaian data visual berdasarkan data-data penting dari lembaga statistik.
Google Public Data Explorer merupakan pengembangan fitur public data search yang dibuat Google tahun lalu, yang memungkinkan pencarian statistik yang penting dengan cepat.
"Kami memperluas layanan ini dengan mengikutkan informasi dari World Bank, seperti data populasi, untuk setiap wilayah di dunia," kata Jurgen Schwarzker, ahli statistik pada Google Public Data Team, melalui blog resmi perusahaannya.
Google Public Data Explorer, kata Jurgen, berusaha menyajikannya informasi dalam berbagai bentuk, mulai dari grafik garis, batang, peta, serta grafik balon, agar lebih mudah dimengerti oleh pembaca.
"Visualisasinya dinamik, sehingga bisa dilihat berdasarkan perjalanan waktu, " Jurgen menerangkan.
Saat ini sudah ada sekitar puluhan data statistik yang disediakan oleh Google. 20 data terpopuler, antara lain data perbandingan sekolah, pengangguran, populasi, pajak penjualan, gaji, statistik kejahatan, statistik kesehatan, statistik penyakit, Gross Domestic Product (GDP), dan lain-lain.
Dengan menggandeng World Bank, biro statistik AS , dan biro sensus AS, Google mengklaim akan ada miliaran chart yang bisa dieksplor.
Ke depan Google juga akan bekerja sama dengan OECD, California Department of Education, Eurostat, pusat pengendalian penyakit AS, dan biro analisa ekonomi AS.
"Kami akan sangat senang bila para penyedia data di seluruh dunia mau menyediakan data mereka di internet secara gratis," kata Jurgen. VIVAnews
Minggu, 07 Maret 2010

Penjualan Windows 7 Belum Puaskan Microsoft

CALIFORNIA - Beberapa waktu lalu Microsoft begitu sumringah karena prestasi yang didapatnya melalui penjualan Windows 7, dalam waktu 6 bulan saja sistem operasi anyar itu langsung terjual 90 juta unit di tingkat konsumen. Lalu bagaimana dengan segmen yang lain?
Kalau dari segmen konsumen Windows 7 begitu laris manis, maka tidak halnya dengan segmen bisnisnya. Sebab pelaku korporat masih berhati-hati dalam membeli Windows 7 untuk perusahaannya. Kebanyakan dari mereka, masih berhati-hati dalam melakukan update ke sistem operasi baru itu.
Angka dari pelanggan bisnis tampak agak kurang mengesankan. Microsoft mengakui bahwa segmen itu belum siap betul menggunakan sistem operasi yang dilepas pada Oktober 2009 lalu, meskipun manajer TI di sektor komersial biasanya lebih berhati-hati.
Salah satu contohnya, gedung Parlemen Inggris belum lama ini memutuskan untuk lebih memilih melakukan update ke Windows Vista, karena Windows 7 belum sepenuhnya diuji sebagai sistem operasi yang relevan dan kritis.
Dilansir melalui PC World, Minggu (8/3/2010), walaupun segmen pebisnis masih berhati-hati dalam melakukan pemindahan ke Windows 7, raksasa software ini masih bisa membesarkan hatinya angka penjualan 90 juta menurut Chief financial officer Microsoft Peter Klein mengungkapkan kalau angka tersebut cukup fantastis. (tyo) OKEZONE.COM
Jumat, 05 Maret 2010

Temuan Baru Ubah Tangan Jadi Gagdet Layar Sentuh


LONDON - Tim dari Carnegie Mellon University bekerjasama dengan Microsoft Research menciptakan armband atau semacam ikatan yang dikenakan di lengan, yang bisa memproyeksikan antar muka sebuah gadget pada kulit tangan.
Temuan ini merupakan kombinasi dari teknologi proyektor mini yang menampilkan display antar muka gadget dengan sensor canggih sehingga pengguna dapat mengoperasikan sebuah gagdet tersebut dengan menekan tombol-tombol yang ada pada display yang dihadirkan pada kulit tangan.
"Kulit lebih dari sebuah input kanvas dan senantiasa melekat kemana pun kita pergi," kata salah satu anggota tim Chriss Harrison. 
Seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (4/3/2010), dalam presentasinya para ilmuwan memperlihatkan bahwa kulit tangan dapat berfungsi sebagai input sensor yang digunakan untuk mengontrol perangkat audio, memainkan game sederhana seperti Tetris, melakukan panggilan telepon, dan menavigasikan sistem browsing sederhana.
Gadget tersebut dapat bekerja efektif mengubah tangan menjadi permukaan layar sentuh yang mengeluarkan bunyi yang berbeda-beda saat penggunanya menunjuk tombol-tombol tertentu. 
Lokasi kulit yang berbeda memiliki bunyi yang berbeda pula. Hal itu dikarenakan efek dari perbedaan kepadatan tulang dan efek penyaring suara yang dihasilkan dari jaringan tubuh dan lipatan kulit.
Purwarupa ini menggunakan teknologi wireless seperti Bluetooth untuk menyampaikan perintah ke perangkat yang dikontrol, entah itu ponsel, pemutar musik atau komputer. Sensor sentuhan bekerja efektif dengan akurasi sekira 95,5 persen sehingga cukup kompeten untuk digunakan bagi aplikasi ponsel cerdas. (rah) OKEZONE.COM

Opera 10.50 Diklaim Tercepat di Windows


Jakarta - Opera Software merilis browser internet versi baru yang oleh perusahaan itu diklaim paling cepat untuk menjelajahi web untuk platform berbasis Windows.
Disebut Opera 10.50 browser gratis itu desainnya lebih ramping dan lebih halus dan dipadukan dengan kemampuan jejaring sosial bersama dengan kemampuan baru browsing private yang menyembunyikan semua jejak situs yang dikunjungi.
Opera berharap bisa mengumpulkan pengguna dari ketentuan Uni Eropa yang meminta Microsoft memberi kesempatan pada pengguna untuk beralih dari Internet Explorer ke platform pesaingannya.
Opera 10.50 adalah browser tercepat di hampir semua tes kecepatan, menurut CEO Opera Software Lars Boilesen.
"Tapi yang lebih penting dari tes itu adalah kecepatan di dunia nyata selama digunakan," kata Boilesen.
"Kami merancang Opera 10.50 agar mudah digunakan, sementara fitur unik membuat kami menonjol."[ito] INILAH.COM
Senin, 01 Maret 2010

6 Perbedaan Pengguna Android dan iPhone


Berdasarkan penelitian di Amerika Serikat, pengguna Android kebanyakan adalah para pria. Di lain pihak, pengguna iPhone lebih banyak kaum muda.
Hal itu merupakan sedikit hasil dari survey yang diadakan AdMob dari 963 pengguna smartphone dan iPhone pada bulan Februari. AdMob merupakan perusahaan mobile advertising yang diambil alih Google pada bulan November dengan nilai US$750 juta.
AdMob menekankan 6 perbedaan iPhone OS, Google Android dan Palm.
1.Pria dan Droid
Mungkin ini adalah salah satu kecendrungan dari open source. Berdasarkan penelitian ini, 73 % pengguna Android adalah pria. Selanjutnya, para pria ternyata memilih Palm webOS sebanyak 58 %, dan memilih iPhone sebanyak 57 % dan lebih memilih iPod Touch sebanyak 54 %.
2.“Si kecil” dan iPod
iPod touch ternyata digemari oleh para siswa sekolah. Ini menjadi masuk akal mengapa produk Apple di Amerika Serikat seringkali mengadakan promo produk Mac dalam bentuk promo back-to-school. Berdasarkan penelitian ini, 78% pengguna iPod touch adalah remaja berusia kurang dari 25 tahun. Dalam rentang umur seperti itu, 25% diantaranya menggunakan iPhone dan 24% adalah remaja yang memilih Android atau sistem webOS.
3.Kuantitas unduh aplikasi
Pengguna iPod touch sangat menyukai aplikasi yang beragam pada gadget yang mereka gunakan. Mereka rata rata mengunduh 12 aplikasi setiap bulannya. Ini lebih besar 37% dari pengguna iPhone dan Android. Tidak hanya itu, pengguna iPod touch lebih banyak menghabiskan waktu dengan benda kesayangannya ini rata-rata 100 menit per hari, atau 25% lebih sering dibandingkan pengguna iPhone dan Android.
4.“Membayar” lebih banyak.
Pengguna iPhone ternyata lebih banyak menggunakan aplikasi dibandingkan yang lain. Setengah dari para narasumber dari penelitian ini sedikitnya membayar 1 aplikasi setiap bulannya. Di lain pihak, 21% adalah pengguna Android, 24% pengguna Palm webOS dan 35% adalah pengguna iPod touch.
5.Loyalitas Pengguna
Pengguna smartphone memang merasa nyaman dengan gadget yang mereka miliki, namun di lain pihak memang masih ada beberapa pengguna yang kurang loyal dengan smartphone yang digunakan. Sebanyak 91% pengguna iPhone dan 88% pengguna iPod touch akan merekomendasikan smartphone mereka. Disusul dengan loyalitas dari 84% pengguna Android dan 69% pengguna webOs
6.Kindle vs iPad
Masih dipertanyakan mengapa Steve Jobs begitu optimis dengan pasar yang disiapkan bagi iPad. Jobs memang memiliki target utama yaitu 75 juta pengguna iPhone ataupun iPod touch. Namun dalam survey dari AdMob ini, hanya 16% pengguna iPhone yang tertarik dengan iPad, selanjutnya hanya 11% bagi pengguna webOs dan hanya 6% pengguna android yang menyukainya. Jumlah ini cenderung lebih sedikit daripada penyuka Amazon Kindle.[ito] INILAH.COM