LONDON - Dengan mencontoh mesin fotokopi di perkantoran, para ilmuwan kemudian menciptakan printer atau mesin cetak yang bisa menghasilkan kopi gambar sel biologis berukuran nanoscale atau sangat kecil.
Ilmuwan dari Illinois University yang mengembangkan mesin fotokopi sel ini menyebutkan, hasil cetak sel biologis bisa sangat membantu dalam membuat jaringan tubuh buatan.
"Dengan memodifikasi teknik, akan sangat mungkin memanipulasi sel biologis atau sel biomolekul seperti DNA," kata ketua tim studi John Rogers seperti dikutip dari New Scientist, Selasa (2/2/2010).
Printer jet electrohydrodynamic buatan mereka bekerja dengan menghasilkan tegangan listrik berbeda diantara mulut pipa metalik dan subtrat di bawahnya. Hasil dari tegangan elektrik menyebabkan muatan ion dalam tinta berkumpul dalam mulut pipa dan permukaannya terbentuk seperti bulan sabit.
Karena muatan ion saling menolak, permukaan bulan sabit kemudian akan berubah bentuk menjadi bentuk kerucut, menghasilkan ujung super tipis dimana tetesan kecil tinta paling kecil dikeluarkan.
Proses ini menghasilkan ketidakseimbangan dalam kuantitas ion negatif dan positif dalam tinta cetak. Namun anggota tim menyadari bahwa dengan mengganti muatan kutub tegangan, mereka bisa menyelesaikan masalah tersebut serta bisa juga mencetak berbagai pola rumit muatan negatif atau positif ke dalam substrat. Pada intinya, kemampuan ini sangat dibutuhkan untuk membuat kopi sel biologis yang rumit dan sangat kecil. (rah) okezone.com
Selasa, 02 Februari 2010
Gempur Microsoft, Google Bikin Bursa Aplikasi
MOUNTAIN VIEW, KOMPAS.com - Google dilaporkan bakal secara totalitas masuk ke bisnis aplikasi mulai Maret mendatang. Layanan Google Apps yang selama ini hanya menyediakan software-software buatannya, dalam waktu dekat akan berubah menjadi bursa yang menerima aplikasi buatan pihak ketiga yang memanfaatkan layanan-layanan yang telah dikembangkan Google.
Berdasarkan sumber yang dilansir Wall Street Journal, Senin (1/2/2010), layanan ini lebih ditujukan untuk konsumen bisnis. Para pengembang dapat menjual aplikasi buatannya dan berbagi keuntungan dengan Google. Selama ini, transaksi bisnis untuk memperoleh aplikasi-aplikasi sejenis dilakukan secara tak langsung melalui layanan Solutions Marketplace.
"Google ke depan akan membebeaskan penggunanya untuk langsung mengakses aplikasi yang telah dibelinya melalui menu di atas tampilan layarnya lewat Gmail atau Google Docs," ujar sumber tersebut. Namun, bagaimana skema penjualannya belum diungkapkan.
Tujuan utama bursa aplikasi ini jelas menyaingi cengekaraman bisnis Microsoft. Selama ini, Google telah memperoleh pelanggan besar di layanan aplikasi berbasis cloud computing itu, antara lain dari Motorola dan Genentech Inc. Namun, banyak perusahaan masih memilih solusi offline Microsoft dengan alasan kelengkapan fitur dan keamanan data. Google membanderol seperangkat layanan aplikasi untuk bisnis dengan harga 50 dollar AS per pengguna per tahun.
Saat ini, Google mengklaim layanan Google Apps mengklaim telah digunakan 2 juta pengguna bisnis baik yang menggunakan veris gratis maupun berbayar. Sementara Microsoft maish jauh lebih besar dengan 500 juta pelanggan Microsoft Office. Nah, apakah dengan menggandeng para pengembang, Google bisa mendongkrak kepercayaan pelanggan sekaligus menutupi kekurangan dan bersaing ketat dengan Microsoft. Lihat saja nanti! WAH
Berdasarkan sumber yang dilansir Wall Street Journal, Senin (1/2/2010), layanan ini lebih ditujukan untuk konsumen bisnis. Para pengembang dapat menjual aplikasi buatannya dan berbagi keuntungan dengan Google. Selama ini, transaksi bisnis untuk memperoleh aplikasi-aplikasi sejenis dilakukan secara tak langsung melalui layanan Solutions Marketplace.
"Google ke depan akan membebeaskan penggunanya untuk langsung mengakses aplikasi yang telah dibelinya melalui menu di atas tampilan layarnya lewat Gmail atau Google Docs," ujar sumber tersebut. Namun, bagaimana skema penjualannya belum diungkapkan.
Tujuan utama bursa aplikasi ini jelas menyaingi cengekaraman bisnis Microsoft. Selama ini, Google telah memperoleh pelanggan besar di layanan aplikasi berbasis cloud computing itu, antara lain dari Motorola dan Genentech Inc. Namun, banyak perusahaan masih memilih solusi offline Microsoft dengan alasan kelengkapan fitur dan keamanan data. Google membanderol seperangkat layanan aplikasi untuk bisnis dengan harga 50 dollar AS per pengguna per tahun.
Saat ini, Google mengklaim layanan Google Apps mengklaim telah digunakan 2 juta pengguna bisnis baik yang menggunakan veris gratis maupun berbayar. Sementara Microsoft maish jauh lebih besar dengan 500 juta pelanggan Microsoft Office. Nah, apakah dengan menggandeng para pengembang, Google bisa mendongkrak kepercayaan pelanggan sekaligus menutupi kekurangan dan bersaing ketat dengan Microsoft. Lihat saja nanti! WAH
10 Fakta Tentang RIM dan BlackBerry
Perusahaan teknologi terkenal tak lepas dari drop out. Sebelum mengembangkan usaha Co-CEO dan Co-Founder RIM, Mike Lazaridis seperti Bill Gates juga drop out dari kuliah.
Tahun ini Alastair Sweeney meluncurkan buku berjudul BlackBerry Planet. Sweeney mengungkapkann beberapa fakta yang sebelumnya belum banyak diketahui mengenai Research in Motion dan ponsel terkenalnya BlackBerry.
Berikut 10 daftar fakta itu.
1. Pemerintah Amerika Serikat menggunakan lebih dari 500 ribu BlackBerry.
2. Co-CEO RIM dan Co-Founder Mike Lazaridis mengikuti jejak Bill Gates drop out dari kuliah sebelum memulai mengembangkan usahanya
3. Lazaridis dilahirkan dengan nama depan Mihalis di Istanbul Turki
4. Lazaridis menerima Oscar atas pencapaian teknis dari aktris Anne Heche dari RIM Digisync Film Barcode Reader.
5. Gedung Putih Amerika Serikat memasang layanan email pertamanya di bawah kepemimpinan George W. Bush, Gubernur Florida Jeb Bush pada tahun 2006 dengan meluncurkan gambar dirinya dengan latar belakang BlackBerry
6. Tugas pertama RIM adalah perjanjian US$600 ribu dengan General Motors untuk mengerjakan jaringan terminal yang didesain menunjukkan tampilan kepada pekerja perakitan.
7. BlackBerry pertama yakni 950 dinamakan LeapFrog.
8. Lazaridis mengatakan di awal tahun 2009 ada 16 juta baris kode di dalam BlackBerry
9. Pada November 2005, Oprah Winfrey memberikan perangkat 710 BlackBerry kepada hadirin dalam acara menjelang Natal.
10. BlackBerry Storm pada awal pengembangannya dikenal dengan sebutan Thunder.[ito] Inilah.com
Senin, 01 Februari 2010
INILAH.COM, Jakarta – Indonesia menjadi negara tertinggi yang menggunakan Opera Mini di Asia Tenggara. Pertumbuhan ponsel web menjadi faktor utama pertumbuhan hingga mencapai ratusan persen.
Pengguna yang menggunakan ponsel untuk mengakses internet akan lebih banyak menurut laporan terbaru Opera sebuah pengembang alat jelalah internet.
Opera juga menyatakan dalam laporan Mobile Web bulan Januari 2010 bahwa Google dan jejaring sosial adalah situs internet yang paling banyak dikunjungi di negara-negara Asia Tenggara dengan menggunakan ponsel.
Di Asia Tenggara, kunjungan per halaman diantara 10 negara meningkat hampir 599% bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Pada bulan Desember 2009, ada 159% lebih pengguna mobile yang menggunakan Opera Mini untuk mengakses web bila dibandingkan dengan 2008. Sekitar 46,3 juta orang menggunakan Opera Mini setiap bulannya, cocok dengan jumlah pengguna desktop Opera pada pertama kali muncul.
Perubahan tersebut juga mengalami peningkatan 11% daripada bulan Desember 2009 bila dibandingkan saat ini.
“Selama empat tahun Opera Mini tersedia, banyak hal telah berubah. Orang terkustomisasi dalam mengunduh aplikasi di ponsel mereka,” ujar Co-Founder Opera Jon S von Tetzchner.
Perusahaan itu mulai meluncurkan alat jelajah Opera Mini di Swedia dan Norwegia pada bulan November 2005.
Pada laporan bulan Januari 2010 menyangkut situs jejaring social, Facebook adalah yang paling banyak digunakan di Asia Tenggara dengan pencapaian pertumbuhan 600% di 2009.
Kunjungan pada Twitter juga mengalami lonjakan luar biasa, dengan lebih dari 2800%, menjadikannya situs jejaring sosial yang paling cepat bertumbuh.
Sepuluh besar negara di Asia Tenggara yang menggunakan Opera Mini diantaranya Indonesia, Vietnam Malaysia, Thailand, Filipina, Brunei, Singapura, Kamboja, Laos dan Myanmar.
Selain jumlah kunjungan ke halaman juga mengalami kenaikan sebesar 385% dan transfer data meloncat sebesar 587%.
Sebagai bagian pertumbuhan kunjungan halaman, Indonesia dan Vietnam adalah negara pemimpin dengan peningkatan sebesar 1.316% dan 641%. Kedua negara juga berbagi basis pertumbuhan pengguna dengan angka 8.465% dan 419%.
Diantara pengguna web, Google yang berada di nomor urut pertama dalam situs top rank di negara Asia Tenggara. Hal yang sangat signifikan mengingat Google hanya berada di nomor enam dan Yahoo nomor dua di Indonesia. Ditegaskan juga bahwa mayoritas pengguna Opera Mini di Asia Tenggara adalah di Indonesia. Nokia juga memiliki hubungan dengan Opera Mini.[ito]
Indonesia Pengguna Opera Mini Terbesar
INILAH.COM, Jakarta – Indonesia menjadi negara tertinggi yang menggunakan Opera Mini di Asia Tenggara. Pertumbuhan ponsel web menjadi faktor utama pertumbuhan hingga mencapai ratusan persen.
Pengguna yang menggunakan ponsel untuk mengakses internet akan lebih banyak menurut laporan terbaru Opera sebuah pengembang alat jelalah internet.
Opera juga menyatakan dalam laporan Mobile Web bulan Januari 2010 bahwa Google dan jejaring sosial adalah situs internet yang paling banyak dikunjungi di negara-negara Asia Tenggara dengan menggunakan ponsel.
Di Asia Tenggara, kunjungan per halaman diantara 10 negara meningkat hampir 599% bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Pada bulan Desember 2009, ada 159% lebih pengguna mobile yang menggunakan Opera Mini untuk mengakses web bila dibandingkan dengan 2008. Sekitar 46,3 juta orang menggunakan Opera Mini setiap bulannya, cocok dengan jumlah pengguna desktop Opera pada pertama kali muncul.
Perubahan tersebut juga mengalami peningkatan 11% daripada bulan Desember 2009 bila dibandingkan saat ini.
“Selama empat tahun Opera Mini tersedia, banyak hal telah berubah. Orang terkustomisasi dalam mengunduh aplikasi di ponsel mereka,” ujar Co-Founder Opera Jon S von Tetzchner.
Perusahaan itu mulai meluncurkan alat jelajah Opera Mini di Swedia dan Norwegia pada bulan November 2005.
Pada laporan bulan Januari 2010 menyangkut situs jejaring social, Facebook adalah yang paling banyak digunakan di Asia Tenggara dengan pencapaian pertumbuhan 600% di 2009.
Kunjungan pada Twitter juga mengalami lonjakan luar biasa, dengan lebih dari 2800%, menjadikannya situs jejaring sosial yang paling cepat bertumbuh.
Sepuluh besar negara di Asia Tenggara yang menggunakan Opera Mini diantaranya Indonesia, Vietnam Malaysia, Thailand, Filipina, Brunei, Singapura, Kamboja, Laos dan Myanmar.
Selain jumlah kunjungan ke halaman juga mengalami kenaikan sebesar 385% dan transfer data meloncat sebesar 587%.
Sebagai bagian pertumbuhan kunjungan halaman, Indonesia dan Vietnam adalah negara pemimpin dengan peningkatan sebesar 1.316% dan 641%. Kedua negara juga berbagi basis pertumbuhan pengguna dengan angka 8.465% dan 419%.
Diantara pengguna web, Google yang berada di nomor urut pertama dalam situs top rank di negara Asia Tenggara. Hal yang sangat signifikan mengingat Google hanya berada di nomor enam dan Yahoo nomor dua di Indonesia. Ditegaskan juga bahwa mayoritas pengguna Opera Mini di Asia Tenggara adalah di Indonesia. Nokia juga memiliki hubungan dengan Opera Mini.[ito]
Ledakan Kosmik Aneh Kunci Big Bang
INILAH.COM, Jakarta - Para peneliti berhasil mengobservasi tipe bintang mati aneh yang lebih dalam. Penemuan itu dapat membantu menjelaskan ledakan super dahsyat di alam semesta.
Ledakan supernova itu tidak menunjukkan perilaku sebagaimana ledakan lainnya. Beberapa ledakan dengan cara yang sama, tetapi skala yang lebih kecil disebut dengan semburan gamma-ray, di mana semburan tersebut dikenal memiliki energi paling besar dan mampu mencapai kecepatan luar biasa.
Tetapi jika dibandingkan dengan energi gamma-ray yang mengeluarkan cahaya dari bintang, ilmuwan melihat bahwa ledakan supernova memiliki gelombang radio yang lebih rendah energinya.
“Kami berpikir bahwa observasi radio akan menjadi alat yang lebih kuat dalam menemukan supernova jenis tersebut di alam semesta daripada satelit gamma-ray,” ujar Alicia Soderberg dari Pusat Astrofisika Harvard-Smithsonian di Cambridge Massachusetts.
Soderberg memimpin tim yang mengobservasi ledakan dengan menggunakan teleskop radio Lembaga Sains Nasional Ver Large Array (VLA) di New Meksico.
“Observasi kami menyediakan petunjuk terbaru untuk lebih memahami bagaimana ledakan supernova terjadi dan bagaimana beberapa dari mereka terhubung bahkan dengan semburan energik sinar gamma,” ujar Peneliti Institut Joint VLBI (Very Long Baseline Interferometry) Zsolt Paragi di Belanda.
Observasi terbaru tersebut menunjukkan material yang dikeluarkan dari ledakan supernova disebut SN 2009bb kecepatannya mendekati kecepatan cahaya. Karakteristik ledakan ini pertama kali dilihat pada bulan Maret 2009 yang pada awalnya diperkirakan oleh para ahli sama dengan semburan sinar gamma.
Supernova terjadi ketika reaksi fusi nuklir di inti bintang yang sangat besar tidak lagi mampu menyediakan energi yang dibutuhkan untuk menahan inti tersebut melawan massa seluruh bagian bintang.
Jadi inti tersebut menjadi bintang neutron yang sangat padat atau lubang hitam. Sementara sisa material bintang meledak berhamburan di alam semesta dalam sebuah ledakan yang maha dahsyat.
Hanya satu dari sekitar seratus tipe supernova yang mampu memproduksi semburan sinar gamma meskipun karakteristik dapat mengakselerasi material hingga kepada kecepatan cahaya sama.[ito]
Google Earth Hadirkan Madrid dalam 3D
VIVAnews - Google punya banyak alasan untuk tidak gembira dengan dunia ini. Masalah di China, kritik terhadap Google Books di Eropa, Street View, tekanan dari berbagai pemerintah, dan lain-lain merupakan tantangan yang mereka hadapi.
Mungkin itu jadi salah satu alasan mengapa Google membuat dunia sendiri. Setidaknya mengreasikan dunia versi mereka, lewat Google Earth. Salah satu contohnya, kini mereka telah menghadirkan model 3D terbaru di Google Earth. Kota Madrid di Spanyol dapat dijelajahi secara 3 dimensi.
“Kota Madrid memiliki banyak struktur indah. Mulai dari museum seni, monumen klasik, sampai gedung-gedung pemerintahan,” kata Bruce Polderman, Product Manager Google Earth, seperti VIVAnews kutip dari Softpedia, 31 Januari 2010.
“Keindahan tersebut membuat para modeler membuat ribuan model menggunakan Google SketchUp dan Google Building Maker dan menjadikan Madrid sebagai kota dengan model 3D terbanyak di dunia,” ucap Polderman.
Sejumlah bagian dari kota tersebut kini sudah tersedia dalam model 3D. Akan tetapi, mungkin Anda belum tahu akan memulai dari mana jika belum pernah mengunjungi sebelumnya.
Untungnya, Google juga telah menempatkan fasilitas yang dapat menyarankan dari mana Anda bisa mulai menjelajah lokasi-lokasi di Madrid..
“Anda bisa mulai dari El Palacio real de Madrid, kediaman resmi raja Spanyol. Dari sana, silakan menuju ke Puerta de Alcala, monumen klasik populer di kawasan Plaza de la Independencia,” kata Polderman.
“Masih banyak lokasi-lokasi menarik lain yang bisa dikunjungi, kata Polderman. “Yang perlu Anda lakukan hanyalah menjalankan Google Earth dan memastikan opsi 3D Buildings layer diaktifkan,” ucapnya.
• VIVAnews
Mungkin itu jadi salah satu alasan mengapa Google membuat dunia sendiri. Setidaknya mengreasikan dunia versi mereka, lewat Google Earth. Salah satu contohnya, kini mereka telah menghadirkan model 3D terbaru di Google Earth. Kota Madrid di Spanyol dapat dijelajahi secara 3 dimensi.
“Kota Madrid memiliki banyak struktur indah. Mulai dari museum seni, monumen klasik, sampai gedung-gedung pemerintahan,” kata Bruce Polderman, Product Manager Google Earth, seperti VIVAnews kutip dari Softpedia, 31 Januari 2010.
“Keindahan tersebut membuat para modeler membuat ribuan model menggunakan Google SketchUp dan Google Building Maker dan menjadikan Madrid sebagai kota dengan model 3D terbanyak di dunia,” ucap Polderman.
Sejumlah bagian dari kota tersebut kini sudah tersedia dalam model 3D. Akan tetapi, mungkin Anda belum tahu akan memulai dari mana jika belum pernah mengunjungi sebelumnya.
Untungnya, Google juga telah menempatkan fasilitas yang dapat menyarankan dari mana Anda bisa mulai menjelajah lokasi-lokasi di Madrid..
“Anda bisa mulai dari El Palacio real de Madrid, kediaman resmi raja Spanyol. Dari sana, silakan menuju ke Puerta de Alcala, monumen klasik populer di kawasan Plaza de la Independencia,” kata Polderman.
“Masih banyak lokasi-lokasi menarik lain yang bisa dikunjungi, kata Polderman. “Yang perlu Anda lakukan hanyalah menjalankan Google Earth dan memastikan opsi 3D Buildings layer diaktifkan,” ucapnya.
• VIVAnews
Maret, Google Tak Dukung Browser Tua
VIVAnews - Internet telah berkembang sangat pesat dalam satu dekade terakhir. Mulai dari situs dengan konten teks sederhana, kini halaman web telah dijejali dengan berbagai aplikasi interaktif termasuk video dan suara.
Sayangnya, banyak browser usang yang tidak dapat menjalankan fitur-fitur baru di berbagai situs web secara efektif. Contohnya adalah Google Docs dan Google Sites.
“Untuk membantu memastikan bisnis Anda bisa memanfaatkan aplikasi web terbaru dan tercanggih, kami meminta Anda untuk melakukan update terhadap browser Anda sesegera mungkin,” sebut Google, seperti VIVAnews kutip dari blog resminya, 31 Januari 2010.
Google menyarankan, bagi pemakai layanannya, pengguna disarankan memasang browser Microsoft Internet Explorer 7 ke atas, Mozilla Firefox 3.0 ke atas, Google Chrome 4.0 ke atas, atau Safari 3.0 atau yang terbaru.
“Banyak perusahaan telah menghentikan dukungan terhadap browser tua seperti Internet Explorer 6.0 dan juga browser yang tidak didukung oleh produsen tertentu,” sebut Google. “Kami juga akan mulai mencabut dukungan kami mulai dari Google Docs dan Google Sites.”
Sebagai implikasinya, mulai 1 Maret 2010, pengguna yang masih memakai browser di bawah versi browser tersebut di atas akan kehilangan berbagai fungsi yang disediakan pada layanan Google itu. Demikian pula fitur baru yang disediakan Google di sana. Pengguna browser lawas tak akan dapat menikmatinya dengan sempurna.
“Tahun 2010 akan menjadi tahun yang sibuk untuk Google Apps, dan kami ingin memastikan bahwa semua bisa memanfaatkan apa yang kami kembangkan,” sebut Google. “Untuk itu kami minta Anda sedikit melakukan perubahan di organisasi Anda dengan memasang browser terbaru yang tersedia,” ucap Google.
• VIVAnews
Langganan:
Postingan (Atom)






