Bagaimana Hipnotis Bisa "Melumpuhkan" Otak?

NEW YORK - Hanya dengan mengucapkan serangkaian kata, ahli hipnotis mampu "melumpuhkan" kinerja otak orang yang dihipnotisnya. Sekilas memang terdengar seperti bernuansa magis, namun ilmuwan memiliki penjelasan ilmiah mengenai hal ini.

Pada keadaan terhipnotis, seseorang akan melakukan apapun yang diperintahkan tanpa sadar. Ilmuwan menganalisa mekanisme kerja otak manusia dalam keadaan terhipnotis dengan menggunakan alat pemindai otak.

"Mekanisme kerja otak yang terjadi ketika keadaan terhipnotis dikategorikan sebagai jenis keterhubungan kembali antara dua wilayah otak yang berbeda," kata Yann Cojan, dari University of Geneva, Switzerland, seperti yang dikutip dari Yahoo News Tech, Kamis (25/6/2009).

Studi yang melibatkan 12 orang partisipan ini mencoba mengulik apa yang terjadi ketika partisipan mencoba menggerakkan tangan dalam keadaan terhipnotis.

Hasilnya memperlihatkan, korteks penggerak pada bagian kanan otak seperti biasa memerintahkan tangan kanan untuk bergerak. Namun nyatanya kortek mengabaikan bagian otak yang secara normal berkomunikasi dalam mengontrol gerakan.

Padahal, bagian otak ini lebih banyak bekerja pada mekanisme sinkronisasi dibandingkan dengan yang biasa dilakukan pada keadaan sadar dengan wilayah otak berbeda yang disebut precuneus.

Precuneus berperan dalam penggambaran mental dan memori tentang seseorang. Cojan memperkirakan bagian precuneus ini yang terpengaruh oleh perkataan ahli hipnotis yang misalnya mengatakan, "tangan Anda sangat berat, tidak bisa digerakkan dan diangkat dari atas meja", dan lain sebagainya.

Precuneus kemudian memberitahukan bagian kortek penggerak dengan melanjutkan sugesti seperti, "Tangan Anda memang terasa sangat berat untuk diangkat. Anda tak bisa mengerak-gerakkannya."

"Pada saat kortek penggerak terhubung dengan sugesti yang mengatakan bahwa tangan Anda tidak bisa bergerak, maka bagian ini tidak mengirimkan pesan untuk menggerakkannya," tandas Cojan.
Sumber : Okezone.

0 Komentar:

Poskan Komentar