SMS Jelangkung, Bukan Virus atau Mantra


JAKARTA - SMS Jelangkung yang meresahkan di lingkungan Univeritas Terbuka, Kediri, Jawa Timur, lebih mirip isapan jempol. Salah satu pakar aplikasi ponsel mengungkapkan, tidak mungkin ponsel mati hanya dengan kiriman SMS saja, meskipun itu disusupi virus.

"Tidak mungkin rasanya, mengirim SMS bisa merusak ponsel baru ataupun lawas. Kalaupun itu virus ponsel, rasanya mustahil bisa digunakan melalui SMS saja," jelas Kendro Hendra yang juga menjabat sebagai Managing Director inTouch, kepada okezone, Senin (28/6/2009).

Pria yang ahli membuat aplikasi untuk Smartphone Nokia ini meyakini, sebuah virus membutuhkan file yang besar sehingga tidak bisa mencukupi jika hanya menggunakan perantara SMS saja. Lain halnya, jika itu menggunakan fitur lain seperti Bluetooth.

"Jika ada aplikasi tambahan yang memang sengaja dibuat untuk merusak seperti itu. Rasanya juga tidak bisa hanya mengandalkan SMS saja karena file-nya akan berat dan ponsel lama tidak bisa menampung file tersebut," sambungnya.

Aplikasi tambahan yang dimaksud Kendro adalah Flash SMS. Menurutnya, Flash SMS hanya bisa dikirimkan ke ponsel-ponsel canggih dengan prosesor dan sistem operasi yang memadai. Untuk Nokia, SMS semacam ini hanya bisa diterima oleh ponsel Nokia dengan OS Symbian.

"Selain ponsel macam itu, jangan harap bisa menerima flash SMS," tandasnya.

Terkait dengan SMS yang meresahkan di Kediri, lanjutnya, bisa jadi ponsel 'jadul' tersebut tidak dikirimkan SMS teks biasa, melainkan semacam SMS flash.

"Karena kemampuan ponsel lama tidak sama dengan ponsel Symbian yang beredar sekarang, kemungkinan besar, ponsel lama tidak bisa menerima aplikasi sms yang berat itu sehingga mengakibatkan ponsel bermasalah. Bahkan bisa mati secara otomatis," ujar Kendro.

Namun begitu, lanjut Kendro, hal ini tidak akan sampai merusak ponsel secara total. Pengguna cukup memindahkan kartu sim yang berisi pesan SMS tersebut ke ponsel lain yang memiliki sistem operasi Symbian.

"Dari situ, maka SMS tersebut bisa dihapus, dan ponsel lama bisa digunakan kembali dengan menggunakan kartu sim yang sama.," tandas Kendro. Sumber News.

0 Komentar:

Poskan Komentar