Taman Mekarsari Temukan Teknologi

Melon Kotak


JAKARTA--Taman Wisata Mekar Sari, yang merupakan taman wisata dengan koleksi buah tropis berhasil menemukan teknologi budi daya melon kotak (cucumis melo).
General Manager Taman Wisata Mekar Sari, Hari Tanjung, mengatakan, temuan ini merupakan simbol bahwa Mekar sari sebagai pusat penelitian buah tropis akan terus menghasilkan temuan-temuan barunya di bidang pertanian."Taman Mekar sari juga siap membagikan temuanya yang baru itu kepada masyarakat luas," kata Hari kepada 33 finalis Miss Indonesia 2009, di Taman Mekar sari.
Selain itu, tim ahli tanaman di Taman Mekar sari sebelumnya juga telah menemukan banyak temuan-temuan baru di bidang tanaman dan buah-buahan. Diantaranya, berhasil membidani temuan baru seperti nangkadak, jambu air citra dan jambu biji tanpa biji.
Kepala Divisi Pengembangan Proyek Khusus, PT Mekar Sari, Dr Moh Reza Tirtawinata, mengatakan, keberhasilan ahli-ahli Mekarsari membidani melon kotak itu jika dibandingkan lebih baik dari Jepang. "Karena semangka tersebut kurang manis, tidak seperti aslinya, sehingga ada sifat semangka yang hilang," katanya.
Sedangkan melon kotak tetap memiliki rasa manis dan renyah seperti aslinya. Selain memiliki bentuk dan citarasa yang berbeda, melon kotak juga memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. "Untuk melon biasa seharga Rp15.000/kg, tetapi melon kotak harganya mencapai Rp150.000 per biji," katanya.
Menurut dia, teknologi merubah bentuk melon tersebut akan disampaikan kepada masyarakat, terutama petani agar dapat meningkatkan kesejahteraannya. "Dalam merubah satu melon berbentuk kotak, diperlukan dua sampai tiga kali pergantian kotak untuk menyesuaikan berat dan besar melon, tidak langsung berhasil," katanya.
Sumber : Republika

0 Komentar:

Poskan Komentar