Mencuri di Dunia Maya untuk Bayar Utang

VIVAnews-Bingung menghadapi utang di dunia nyata, seorang gamer yang memiliki reputasi bagus mencuri uang dari bank virtual di dalam game yang bersangkutan. Richard, nama gamers itu kemudian menjual uang virtual tersebut pada gamer lain di pasar gelap.

Kejadian ini terjadi pada game Eve Online. Pada game tersebut lebih dari 300 ribu pelanggan dari seluruh dunia membayar 15 dolar AS per bulan untuk dapat bermain. Para pemain game kemudian mendapatkan penghasilan virtual dari kerja keras ataupun mengalahkan lawannya.

Richard, karyawan IT asal Australia berusia 27 tahun yang pada game menggunakan nama Ricdic, menjabat Chief Executive Officer pada EBank, salah satu institusi keuangan terbesar di Eve Online yang mengelola ribuan “uang” milik nasabah.

“Karakter Ricdic ini merupakan salah satu orang yang menjalankan EBank selama beberapa waktu terakhir. Ia membawa lari sejumlah uang virtual dari bank dan menukarnya dengan uang betulan,” kata Ned Coker, juru bicara CCP, perusahaan asal Islandia yang mengembangkan Eve Online, seperti VIVAnews kutip dari News.com.au, 3 Juli 2009. “Sebanyak 200 miliar Interstellar (nama mata uang virtualnya) ia curi, nilainya sekitar 5100 dolar AS di dunia nyata,” ucapnya.

Dari penyelidikan, terungkap bahwa Richard melakukannya tanpa terencana. Awalnya ia mendapatkan email spam dari situs black market yang memperjualbelikan uang online yang memicunya untuk membawa kabur uang milik nasabah onlinenya untuk membayar cicilan rumah dan kesehatan anaknya di dunia nyata.

“Saya melihat sebuah peluang, dan saya memutuskan untuk membawa lari uang itu untuk mengatasi masalah saya di dunia nyata,” kata Richard yang di dunia nyata sudah berkeluarga dan memiliki 2 orang anak. “Saya menyesal telah mengecewakan sesama karyawan EBank, yang banyak di antaranya sudah saya anggap sebagai teman sendiri,” ucapnya.

Kabar pencurian tersebut langsung menyebar di Eve dan pelanggan yang panik langsung menyerbu EBank dan menarik dana mereka. Meski EBank berhasil selamat dari krisis keuangan, tetapi Richard tampaknya tidak akan kembali ke Eve Online dalam waktu dekat.

0 Komentar:

Poskan Komentar