Mahasiswa PENS ITS Buat Pistol untuk Tembak Penyusup


SURABAYA - Pistol air soft gun type glock 19C dibuat sebagai sistem pengaman ruangan. Pistol karya Candra Uji Wira Prakoso, mahasiswa D4 Teknik Informatika PENS ini, menggabungkan ilmu computer vision dengan computer control, dimana kamera seolah-olah dapat melihat dan merespon seketika saat penyusup masuk ke dalam ruangan. Respon yang diberikan adalah langsung menembak penyusup yang datang.

Alat ini terdiri atas sebuah laptop dan seperangkat pistol yang dilengkapi kamera pengintai di atasnya. Project tugas akhir dengan judul 'Simulasi Penembak Jitu dengan Metode Colour Tracking' bekerja dengan cara memindai gambar dan mengambil informasi dari gambar yang tertangkap kamera. Gambar tersebut mensimulasikan orang-orang tertentu yang dianggap penyusup.

"Alat akan terus mengejar dan menembak hingga penyusup roboh," jelas Candra saat dihubungi okezone, Kamis (06/08/2009).

Penyusup kali ini direpresentasikan oleh beberapa objek yang memiliki warna yang berbeda, misalnya merah, hijau dan biru. Prinsip kerjanya pun cukup sederhana, namun tidak sesederhana saat membuatnya. Pasalnya, dibutuhkan waktu antara 3 hingga 4 bulan untuk membuat seperangkat alat ini. Belum lagi harus mencari solusi untuk mengantisipasi faktor cahaya yang dapat mempengaruhi perubahan warna.

Lebih jauh lagi, alat ini dapat lebih disempurnakan dengan cara mengganti motornya dengan motor crop.

"Tujuannya adalah agar gerak kamera dapat lebih cepat saat mengintai," jelas Candra.

Selain itu ke depan, pemindaian penyusup dapat diganti dengan pengenalan wajah maupun gerakan dalam suatu ruangan.

Aplikasi alat ini akan sangat membantu instansi-instansi yang ingin menjaga ruangannya agar lebih aman. Terlebih masih hangatnya kasus pencurian, perampokan hingga terorisme yang membuat pemerintah dan masyarakat harus lebih waspada.

Bimbingan Setiawardhana ST dan Rizky Yuniar Hakkun, SKom ini harus mengeluarkan kocek antara 3 hingga 4 juta untuk membuat Gunner Bot (istilah untuk pistol, red). Setidaknya, sejumlah uang telah ia dapat karena melalui alat tembak jitunya Candra berhasil meraih juara II dalam Lomba Tugas Akhir Mahasiswa yang diselenggarakan di PENS. (srn) OKEZONE

0 Komentar:

Poskan Komentar