Konsumsi Gula Buatan dan Gula Asli Bisa Kurangi Nafsu Makan


New York, Gula buatan banyak digunakan penderita diabetes untuk mengontrol kadar gulanya. Tapi penggunaan gula buatan yang digabung dengan gula asli bisa sangat berguna bagi tubuh karena memicu munculnya sekresi hormon pengurang nafsu makan.

Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa gula buatan yang digabung dengan gula asli bisa meningkatkan sekresi hormon (GLP-1) di perut sehingga membuat orang merasa kenyang tapi tetap bisa mengontrol kadar gula darahnya.

"Meskipun belum diketahui dengan pasti, tapi penggunaan gula buatan dalam jumlah besar juga harus berhati-hati. Saat ini sedang diselidiki efek yang terkait dengan metabolisme dan berat badan," ujar Dr Rebecca J. Brown dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, seperti dikutip Reuters, Minggu (20/12/2009).

Gula buatan pada hakikatnya adalah bebas karbohidrat sehingga tidak memiliki efek terhadap tubuh dalam mengelola glukosa. Tapi ada beberapa bukti bahwa gula buatan bisa memicu sekresi glucagon-like peptide-1 (GLP-1). GLP-1 ini dilepaskan dari saluran pencernaan saat seseorang makan yang berfungsi menahan nafsu makan dan asupan kalori.

Brown melibatkan 22 orang sehat dengan berat badan normal untuk melakukan dua tes terhadap glukosa. Tes ini dilakukan untuk mengukur seberapa baik metabolisme glukosa dalam tubuh.

Peserta diharuskan konsumsi minuman kaya gula setelah berpuasa beberapa jam. Sepuluh menit sebelum mengonsumsi minuman kaya glukosa, partisipan kelompok pertama harus meminum dua pertiga dari diet soda yang mengandung gula buatan. Sedangkan kelompok lain harus meminum dulu air berkarbonasi dalam jumlah yang sama.

Ternyata didapatkan peningkatan kadar glukosa kedua kelompok tersebut sama. Tapi GLP-1 yang dikeluarkan oleh orang yang mengonsumsi diet soda yang mengandung gula buatan ditambah gula asli, ternyata lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang minum air berkarbonasi dan gula asli.

Studi yang dilakukan pada manusia dan hewan ini menunjukkan bahwa ketika gula buatan yang dikonsumsi dengan gula yang tidak mengandung karbohidrat, maka tidak akan memicu keluarnya GLP-1. Tetapi gula buatan yang dikonsumsi dengan gula asli akan meningkatkan GLP-1.

“Tapi data yang kami miliki bahwa gula buatan bersinergi dengan glukosa untuk meningkatkan GLP-1 hanya pada sukarelawan yang sehat saja,” ujar Brown.

Kesimpulan ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk melihat seberapa pentingnya peningkatan sekresi GLP-1 terhadap kesehatan. Diharapkan studi ini
juga bisa dilakukan terhadap orang yang mengidap diabetes tipe 2 serta kelainan metabolisme lainnya. (ver/ir) detik.com photo by Reuters

0 Komentar:

Poskan Komentar