Minggu, 07 Februari 2010

Tes DNA Ungkap Moyang Charles Darwin


Jakarta – Sebuah analisis DNA mengungkapkan leluhur kuno Charles Darwin berada di antara kelompok pertama Homo sapiens yang meninggalkan Afrika disebut manusia Cro-Magnon.
Kelompok ini meninggalkan Afrika sekitar 45.000 tahun yang lalu, menuju ke Timur Tengah dan Asia Tengah, kemudian bermigrasi ke Eropa sekitar 10.000 tahun kemudian.
Di sana, mereka bentrok dengan Neanderthal, yang mendorong punah. Selama Zaman Es terakhir mereka mundur ke Spanyol sebelum bergerak ke utara lagi sekitar 12.000 tahun yang lalu.
Sejarah keluarga kuno Darwin itu diungkapkan oleh tes DNA atas cicitnya bernama Chris yang tinggal di Blue Mountains, sebelah barat Sydney.
Kromosom Y Chris Darwin dianalisis sebagai bagian dari Proyek Genographic, yang melacak sejarah migrasi manusia. Analisis itu menunjukkan dia termasuk garis keturunan manusia disebut Haplogroup R1b.
Darwin 48, yang beremigrasi ke Australia pada 1986, mengatakan kemarin bahwa ia tertarik untuk menemukan nenek moyangnya merupakan salah satu dari kelompok pertama H sapiens yang meninggalkan Afrika.
"Saya selalu berpegang pada harapan bahwa aku telah mewarisi kemampuan petualang Charles Darwin, keinginannya untuk pergi ke bukit dan melihat apa yang di sisi lain," kata Darwin yang telah mendemonstrasikan semangat pemberaninya dengan selancar angin di sekitar Inggris.
Ia juga tuan rumah "makan malam tertinggi di dunia" di puncak gunung tertinggi di Peru 2.200 kaki Huascaran yang acaranya rusak karena anggur merah membeku dan dua tamu menderita hipotermia.[ito] INILAH.COM

0 Komentar:

Posting Komentar