Senin, 18 Januari 2010

2010 Facebook Bisa Digantikan Foursquare



INILAH.COM, Jakarta - Twitter dan Facebook merupakan situs jejaring sosial yang popular di 2009. Namun di 2010 posisi itu mungkin akan bergeser, dugaan kuat akan bersaing ketat dengan Foursquare.
Lalu bagaimana cara Foursquare berhasil popular di tengah gelombang jejaring sosial? Jika situs seperti Facebook atau Twitter tertarik pada apa yang Anda lakukan, maka Foursquare lebih tertarik di mana Anda melakukannya. Situs ini juga menggunakan cara yang berbeda untuk memberikan penghargaan pada keberadaan Anda.
Diluncurkan pada Maret lalu, Foursquare mengubah peta kota ke dalam papan permainan. Anggota menggunakan SMS atau aplikasi pada ponsel Android atau iPhone untuk mengirim di mana mereka sedang berada misalnya bar atau restoran.
Sebagai insentif untuk berbagi, lokasi aktual akan muncul di peta Foursquare dan membantu bertemu dengan teman-teman yang berada di lokasi yang berdekatan.
Jika check in cukup lama di sebuah coffee shop misalnya, maka user bisa dijuluki sebagai walikota. Mengupdate status 10 kali dalam sebulan di tempat Gym, maka member mungkin mendapatkan lencana "Gym Rat."
Pendirinya Dennis Crowley mengatakan Foursquare melihat user makin protektif terhadap wilayah mereka. Sebelumnya Crowley telah melahirkan Dodgeball yang dibeli oleh Google pada 2005 dan sekarang sudah mati.
Dodgeball memiliki peta, tetapi tidak memiliki permainan, dan ketika Crowley meninggalkan Google di 2007, ia mencoba mencari cara untuk membuat usaha berikutnya.
"Begitu kami mulai membangkitkan Dodgeball, kami pikir menambahkan permainan akan menjadikan peristiwa itu menjadi sesuatu yang sangat menarik," kata Crowley. "Dan itu benar-benar lepas landas dan menjadi lengket dengan banyak pengguna."
Tapi Foursquare memiliki beberapa masalah sebelum mencapai massa kritis. Ada persaingan dari situs serupa, termasuk Google Latitude yang dilahirkan kembali dari puing-puing Dodgeball dan Gowalla.
Bahkan ada rumor, baik Facebook maupun Twitter juga tertarik untuk mencari cara baru memanfaatkan lokasi seperti yang dilakukan Foursqure pada 2010 sekarang. Namun tantangan terbesarnya adalah membawa sesuatu yang popular di kalangan anak muda serta gila teknologi dan membuatnya menarik bagi orangtua.
Foursquare aktif di lebih dari 100 kota, tetapi kunci untuk mendapatkan pengguna baru rencana situ untuk bekerjasama dengan bisnis dengan memberi bonus kepada pengguna setia.
Sejauh ini, sekitar 200 perusahaan telah menandatangani kerjasama, termasuk restoran Modmarket di Boulder di Colorado, yang memberikan pizza gratis kepada pengguna yang check-in 10 kali dan minuman gratis kepada walikota saat ini. "Kami mendapatkan banyak kunjungan. Kami cukup kaget dengan hal itu," kata pemilik Anthony Pigliacampo.
Christine Lu, penasihat strategi digital untuk Fatburger jaringan burger nasional mendorong toko itu agar memberikan menu rahasia pada pengguna, yang check-in melalui Foursquare.
"Tantangan dengan situs jaringan sosial adalah menarik ibu-ibu yang bekerja di kantor," kata Lu. "Jika Anda dapat menerjemahkan ke dalam mentalitas, hal itu menghemat uang tabungan dan siapa yang tidak ingin menggunakannya?"
Kemitraan seperti ini saat ini masih gratis. Crowley mengatakan, Foursquare masih berusaha untuk mencari tahu bagaimana menjadikan hadiah agar lebih bermanfaat bagi para anggotanya.
Foursqure tidak di bawah tekanan langsung untuk menghasilkan uang. Situs itu telah menerima US$1,4 juta pendanaan pada bulan Agustus, yang mendorong untuk mengarahkan trafik ke aliran pendapatan. Di dunia online yang penuh sesak dengan hal baru, maka Foursquare bisa disebut yang paling revolusioner hingga saat ini. [mdr]  Budi Winoto

0 Komentar:

Poskan Komentar