Selasa, 12 Januari 2010

Sensor Google Kembali Menuai Kritik


SAN FRANSISCO - Upaya penyensoran hasil pencarian yang dilakukan Google kembali menuai kritik. Setelah menyangkal pihak mereka sebagai anti Islam, Google kini malah dikritik karena dianggap lebih mengutamakan Islam dibandingkan agama lain.
Pekan lalu, publik mengecam Google setelah banyak laporan pengguna yang menyebutkan Google menolak pencarian menggunakan kata kunci 'Islam'. Google akhirnya angkat bicara soal tuduhan anti Islam yang ditujukan padanya. Mereka menyangkal telah mendiskreditkan Islam dengan sengaja menyensor pencarian terkait istilah Islam.
Meski tidak memberikan klarifikasi lebih jauh, namun pencarian Google dengan kata kunci Islam sudah mulai kembali normal. Namun masalah selanjutnya adalah, pencarian Google kemudian dinilai hanya menyensor saran pencarian yang buruk menyangkut Islam.
Beberapa pengguna melaporkan, saat mengetik kata 'Christianity' atau 'Buddhism', Google akan menampilkan saran pencarian yang menyerang agama itu. Demikian keterangan yang dikutip dari 
Telegraph Selasa, (12/1/2010).
Google menyebutkan, masalah ini masih terkait dengan kecacatan pada software mereka. Juru bicara Google menyebutkan mereka tengah dalam proses menyaring berbagai hasil pencarian yang terkait dengan pornografi, kata-kata kasar dan kotor, serta kekerasan.
"Kesalahan tersebut dikarenakan cacat pada software dan kami tengah berusaha memperbaikinya secepat mungkin," ujar juru bicara tersebut. (rah)  
Rachmatunnisa - Okezone Photo by Telegraph

0 Komentar:

Poskan Komentar