Sabtu, 09 Januari 2010

Terpecahkan, Bumi Tidak Menabrak Matahari



INILAH.COM, Jakarta - Proses selamatnya bumi tidak bertabrakan dengan matahari saat kemunculan planet, selama ini menjadi misteri besar bagi para astronom. Tetapi sebuah model baru berhasil memecahkan hal itu.
Planet semacam bumi diperkirakan terbentuk akibat kondensi awan yang mengandung gas dan debu di sekitar bintang. Materi dalam piringan sekitar bintang tersebut secara bertahap berkumpul menjadi satu dan secara kebetulan membentuk planetesimal, yakni asteroid seukuran satu blok gedung yang secara terus-menerus berbenturan membentuk planet yang utuh dan solid.
Ketika planet terbentuk juga bermigrasi ke dalam piringan putaran debu. Sebuah model lama tentang migrasi planet, menduga planet termasuk bumi seharusnya jatuh ke dalam permukaan matahari ketika bumi masih berbentuk planetesimal.


“Kenyataannya, teori tersebut bertentangan dengan bukti observasi dasar,” ujar Astronom Moredecai-Mark Mac Low dari Museum Sejarah Nasional Amerika di New York.
Mac Low dan koleganya menginvestigasi paradoks ini dan hadir dengan model baru yang menjelaskan bagaimana planet bisa bermigrasi selama proses pembentukannya dan terhindar dari kematian prematur yang mengerikan. Mac Low mempresentasikan temuannya dalam acara pertemuan ke-215 Masyarakat Astronomi Amerika.
“Satu masalah dengan pandangan klasik formasi planet dan migrasi adalah diasumsikan bahwa temperatur piringan protoplanet di sekitar bintang adalah konstan dengan temperatur benda yang berada dalam jangkauan di depannya,” jelas Mac Low.
Hal tersebut mengubah porsi piringan yang sebenarnya tidak dapat ditembus cahaya menjadi dingin dengan sangat cepat dengan panas radiasi di luar angkasa. Hal tersebut menciptakan perbedaan temperatur di dalam piringan yang belum dihitung sebelum model terbaru Mac Low ditemukan.
“Ini adalah kemajuan besar,” ujar Mac Low. “Mengapa, karena semua dapat melihat bagaimana model terbentuk dan migrasi terjadi sehingga bumi selamat.”[ito]  Syamsudin Prasetyo  Mark Mac Low (dailynews.com)

0 Komentar:

Poskan Komentar